Akhir Pekan Keluarga Ke Festival Kuliner Serpong

Mulai

15 Aug

2014

Akhir

07 Sep

2014

Lokasi

Summarecon Mal Serpong
akhir-pekan-keluarga-ke-festival-kuliner-serpong

“Akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu, 23 Agustus lalu, saya beserta suami dan anak berkunjung ke Summarecon Mal Serpong untuk menikmati kuliner Indonesia di acara Festival Kuliner Serpong.Biar engga repot bolak balik parkir, kita ubek-ubek Festival Kuliner Serpong aja deh, mau makan apa aja ada” kata suami saya sembari injak gas menuju lokasi.

Akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu, 23 Agustus lalu, saya beserta suami dan anak berkunjung ke Summarecon Mal Serpong untuk menikmati kuliner Indonesia di acara Festival Kuliner Serpong.

Sesampainya di lokasi pada senja yang cerah itu, FKS belum terlalu riuh oleh pengunjung. Kondisi ini memungkinkan kami berjalan santai sembari pilah pilih hidangan setelah menukarkan sejumlah uang di loket dengan voucher makan. Mendadak saya pun menjadi tour guide suami yang ingin tahu konsep FKS setiap tahunnya, dengan tujuan melestarikan budaya makanan nusantara. Melalui konsep dan tema yang disusun dengan cermat dan apik , pada tahun-tahun sebelumnya kuliner khas Yogyakarta, Padang, dan Bali telah sukses digelar.

“Pada tahun ini, ada 97 penjual makanan tradisional yang ikut meramaikan. Terdiri dari 67 stan makanan dan 27 gerobak makanan, 16 di antaranya khusus makanan khas Sulawesi,” jelas saya pada suami mengutip penjelasan Direktur PT Summarecon Agung Pak Sugianto saat pidato upacara pembukaan FKS dua minggu yang lalu. Sementara suami dan anak mulai mencicipi makanan pilihan mereka dengan duduk santai berlesehan, saya memutuskan untuk kembali berkeliling sembari memperhatikan keriuhan yang mulai terjadi seiring matahari terbenam. Dan, ada yang menarik perhatian saya ketika saya berhenti di depan bapak penjual martabak Medan.

Terlihat sibuk sekali beliau melayani pengunjung, meski begitu, beliau tetap ramah menerima pesanan dari pembeli yang ngantri. Menariknya, martabak renyah yang dijual beliau adalah martabak khusus untuk vegetarian. Sesaat setelah kebutuhan pembeli terpenuhi, saya minta izin untuk mewawancarai tentang martabaknya.

Cerita pun mengalir sambil beliau menyiapkan sebungkus martabak yang dipesan dengan ekstra sayur. Ternyata, resep kudapan miliknya merupakan warisan nenek yang diberikan pada orangtua hingga akhirnya turun pada dirinya. Martabak vegetarian ala Martabak Medan Pluit Sakti terbuat dari telur, cabai hijau, daun bawang, bawang merah, dan kentang, digoreng selama tujuh menit untuk mendapatkan kerenyahan yang sempurna.

Kenikmatan itu dapat dinikmati dengan harga Rp. 26.000,00 saja. Di samping martabak sayuran, pembeli juga boleh memesan martabak dengan saus kari kambing dan ayam. Sebelum meninggalkan beliau saya menyampaikan salam dari Rasamasa. Saya pun kembali bercengkrama dengan keluarga kecil saya yang sedang asyik menikmati mi cakalang dan es durian.

Setelah menghabiskan semuanya itu, bersama suami, saya menemani si kecil bermain di wahana anak yang disediakan tak jauh dari area festival. Beruntung, malam itu selera makan kami terpenuhi dan sikecil bisa bermain sepuasnya. Mau ikutan? Info lebih lanjut dapat kamu peroleh di www.malserpong.com.

Jangan lewatkan juga kuis mingguan Rasamasa di Twitter @rasamasa_ID dan Facebook Rasamasa. Setiap minggu akan diundi dua orang pemenang untuk mendapatkan voucher makanan sehingga kamu juga bisa berbelanja makanan di Festival Kuliner Serpong.

Salam kuliner Indonesia!

 

Bintang David untuk Rasamasa

#AkhirPekanKeluargaKeFestivalKulinerSerpong
127
Tweet

Komentar (0)

Loading